Pengalaman Tes TOEIC

Harga : Rp. 370.000; (jauh lebih murah dari harga asli di website resmi ITC karena saya nebeng ke company, kalau tidak salah harga aslinya 600 rb an ditambah pajak 10%)

Kegunaan:  Untuk mengetahui kemampuan kita berbahasa Inggris dalam berkomunikasi di dunia kerja, bisa juga untuk daftar beasiswa lpdp, mendaftar perusahaan multinational company, pertamina, mendaftar ke universitas luar negeri, dll

Negara yang menggunakan: Biasanya negara Asia terutama Jepang dan Korea

Waktu tes: 2,5 jam

Jumlah soal: 200 soal

Listening

  • Terdiri dari 100 soal, 10 soal pertama tersedia gambar dan kita mendengarkan pilihan mana yang sesuai gambar tersebut sedangkan sisanya merupakan percakapan yang settingnya di dunia kerja entah di meeting room, kantor, restoran, kapal, sedang menelpon, dll. Percakapan ini juga terbagi menjadi percakapan pendek dan panjang.
  • Kesulitan: Pada saat percakapan panjang butuh konsentrasi lebih karena soalnya pun lebih banyak.
  • Waktu: 20 menit

Reading

  • Terdiri dari 100 soal, terbagi menjadi reading kalimat, email, iklan, koran, flyer, korespondensi.
  • Kesulitan: Soalnya sangat banyak dan panjang-panjang terkadang satu halaman bisa hanya memuat 1 soal.
  • Waktu: 130 menit

Hasil

Karena saya ikut yang versi murah sehingga hasilnya agak lama jadinya, keluar sekitar 1 bulan setelah tes. Alhamdulillah saya mendapatkan skor 730. Sedikit iseng  saya mencari tahu apa yang bisa dilakukan dengan skor 730 ini. Skor ini tidak besar juga tidak kecil, dalam beberapa literatur berkata bahwa skor 730 merupakan border line. Bahkan skor 730 merupakan batas skor minimal sertifikat warna biru ^-^. Seolah saya merasa dapat nilai A karena skor saya pas 85 hehehe.

Warna sertifikat

  •       orange (10–215)
  •       cokelat (220–465)
  •       hijau (470–725)
  •       biru (730–850)
  •       emas (855–990)

Kemudian saya iseng lagi mencari tahu ternyata wow setidaknya saya bisa masuk ke perguruan tinggi KAIST, Korea yang merupakan perguruan tinggi rangking ke 41 Dunia (2017) menurut QS Top Universities karena minimal skor untuk KAIST adalah 720. Dan lagi skor 700 merupakan skor minimal untuk banyak perusahaan MNC di Jepang dan Korea. Tadinya hasil skor ini akan saya gunakan untuk beasiswa lpdp dalam negeri namun karena satu dan lain hal akhirnya saya tidak jadi mendaftar beasiswa tersebut, so sad.  Tapi hikmah yang paling terasa adalah ini kali pertama saya merasa saya bisa mendengarkan apa yang dibicarakan dalam Tes tersebut, serasa selaput yang menutup telinga saya dalam mendengarkan bahasa inggris tiba-tiba terbuka sedikit hahaha.

Advertisements