Pengalaman Tes ELPT ITB

Harga : Rp. 75.000

Kegunaan : dapat digunakan sebagai bukti kemampuan B.Inggris bagi pendaftar pascasarjana ITB dengan minimal skor 77

elpt

Bukti Bayar ELPT dan my lucky number seat

I. Listening (30 menit)

Terdiri dari 50 soal, mungkin agak lebay tapi 20 soal awal saya masih berusaha mengatur napas gara-gara masih ngos-ngosan dan mensugesti diri supaya tidak lapar dan haus. Suara speaker terdengar tapi hanya angin lalu hahaha. Apa yang menyebabkan hal ini dapat dibaca pada postingan saya sebelumnya (Perjalanan Menuju ELPT ITB).

Sebenarnya ketika saya mulai fokus ternyata  pada bagian ini seperti dosen sedang memberikan materi di kelas tapi bedanya dosennya menggunakan B. Inggris. Topiknya macam-macam ada hiburan, hukum, biologi, arsitektur, apa saja bisa ada karena memang dikondisikan seperti di kelas dan untuk umum jadi tidak spesifik ilmu tertentu. Di kehidupan nyata biasanya dosen akan bertanya untuk mengetahui apakah kita benar-benar paham atau tidak apa yang disampaikan, bedanya pada tes ini yang nanya orang lain. Ya seperti itulah kira-kira bagian listeningnya. Yang paling terasa adalah jeda dari satu pertanyaan ke pertanyaan lain memang cukup cepat jadi untuk pilihan A,B,C,D yang isinya panjang bagi yang tidak terbiasa mungkin akan terlewat, belum selesai baca semua jawaban eh udah nanya pertanyaan lain.

II. Structure (30 menit)

Terdiri dari 50 soal, panjang soal relatif pendek. Sejujurnya saya menjawab pertanyaan structure ini pakai feeling, gimana enaknya. Jadi tidak bisa berkomentar lebih banyak karena saya sendiri tidak tahu jawaban saya bagaimana hasilnya :P.

III. Reading (55 menit)

Terdiri dari 50 soal, akan ada paragraf yang kemudian disusul dengan 3-5 pertanyaan tentang materi yang ada pada paragraf tersebut.Vocabulary nya relatif mudah karena menggunakan kata-kata yang cukup familiar. Bagi teman-teman yang sering baca artikel dalam bahasa inggris (dengan tema umum) Insyaallah bagian reading ini akan terasa mudah, kalaupun ada kata-kata aneh/baru kuantitasnya tidak banyak.

 

18 Mei 2017

Hasil ELPT sudah dapat diakses dari website UPT Pusat Bahasa ITB

Dan alhamdulillah hasilnya melebihi minimal skor yang dibutuhkan seperti yang tertera di bawah ini:

Hasil ELPT

Jika memakai interpolasi dari tabel konversi ELPT ke TOEFL, hasil ELPT 118 tersebut setara dengan TOEFL 559.

 

Perjalanan Menuju ELPT ITB

Selasa, 16 Mei 2017

(Jadwal Ujian 16 Mei 2017 Pukul 13.30 wib, Tempat : UPT Bahasa ITB)

09.10 – 11.19 wib Berangkat dari Cikarang naik Primajasa (per 16 Mei 2017 harganya Rp. 52.000;)
11. 19-11.50 wib Ngetem Damri
11.50-13.05 wib Berangkat ke ITB naik Damri jurusan Dago (per 16 Mei 2017 harganya Rp. 5.000;)
13.05-13.10 wib Sampai di depan Jl. Ganesa (seberang RS. Borromeus) langsung  jalan cepat setengah lari ke ujung Jl. Ganesa yang lain
13.10-13.15 wib terus nyebrang  di Depan Kebon Binatang naik angkot (apa saja) Rp. 2.000; menuju UPT Bahasa ITB.
13.15 wib Sampai di UPT Bahasa, langsung naik lantai 4 ruangan A.  (Keterangan Ruangan ada dalam bukti bayar tes)

Di bawah ini adalah jadwal Bis Damri Leuwi Panjang-Dago (menurut pengalaman, jam yang tertera bisa saja berbeda jadi harus tambah spare waktu jika tiba-tiba ngetemnya cukup lama.

WhatsApp Image 2017-05-17 at 16.34.33

Kemacetan parah melanda hari itu, bahkan lampu merah sudah berganti-ganti warna berkali-kali Bis yang ditumpangi belum bisa melewati lampu merah tersebut. Saya memang tidak terbiasa sarapan pagi namun karena kemacetan yang terjadi saya harus merelakan tidak makan siang dulu supaya bisa sampai tepat waktu. Okay, dan yang paling parah adalah karena kecapean dan sudah malas keluar lagi untuk cari makanan dan minuman belum lagi waktu ujian yang tinggal sedikit lagi akan dimulai akhirnya saya melipir ke toilet untuk minum air keran hahaha. And yes, that was craziest thing ever. Satu teguk, dua teguk dan ketiga teguk sukses malah bikin mual wkwkwkw. Sepanjang tes malah terutama pas Listening test (tes yang pertama) yang ada hanya mensugesti diri sendiri supaya ga laper dan ga sakit perut gara-gara minum air keran.

Nah pengalaman saya ini lebih baik jangan di contoh, cape BroSis. Buat teman-teman yang ingin tes ELPT , apalagi dari luar kota seperti saya memang lebih baik untuk datang jauh lebih awal karena jalanan di kota Bandung sekarang mah subhanallah macetnya ga kira-kira. Betul memang ELPT ini jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga tes yang lain yakni harganya Rp. 75.000;. tapi ada beberapa hal yang memang perlu diperhatikan seperti jadwal Bis terakhir yakni 16.30, sedangkan tesnya sendiri baru selesai jam 15.40 wib. Ditambah bagi yang muslim kan harus shalat ya (saya shalat di masjid Salman karena sekalian ngincer makan siang yang sudah terlanjur kesorean tea). Bis Dago-Leuwipanjang juga jarang ada,  dan sepertinya tidak melewati halte Borromeus tapi melewati Borromeus dari arah Unpad Dipati Ukur (nah ini perlu konfirmasi lagi). Saya sendiri karena saking macetnya akhirnya naik angkot Dago-Kelapa dan berhenti di halte Superindo (Rp. 2.500-mungkin karena saya ngasih Rp. 10.000; ya :P) baru nunggu lagi dan lanjut naik Bis Damri Dago-Leuwi Panjang).

Lebih jauh tentang Tes ELPT